Penanaman Pancasila di Perguruan Tinggi


Portalmalang.com- Pada umumnya setiap anak yang menempuh pendidikanpasti punya keinginan untuk  melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi, bahkanada yang sudah tidak bisa di pungkiri lagi ketika keinginan itu ada sejak kecil. Apalagi ketika masa diwaktu Sekolah Dasar pasti ada pertanyan mengenai, keinginan untuk menjalani tahapan pendidikan yang dilalui dari TK,SD,SMP,SMA Dan melanjutkan keperguruan tinggi.

Namun kali ini kita akan lebih fokus pembahasan mengenai Perguruan tinggi atau masa kuliah. Masa kuliah yaitu salah satu masa transisi yang cukup panjang dari masa pendidikan yang ditempuh mulai dari taman kana-kanak. Sehingga menimbulkan kesanyang singnifikan, sering kali kita  beranggapan bahwa kuliah bisa menjadi orang sukses, gampang untuk bekerja bahkan gampang untuk mencapai cita-cita, anggapan ini biasanya muncul pada saat kita menduduk bangku Sekolah dasar.Hal penting yang perlu diketahui, bahwa didalam menempuh dunia pendidikan baik dari sekolah dasar sampai  perguruan tinggai tidak ada bedanya status kita tetap sabagai pelajar yang hanya membedakan dari segi tiangkatan dan pakaian saja,  ketika pelajar menduduki dunia kampus kesannya lebih bebas dalam berpikir maupun mengaktualisasikan diri.

Salah satu manfaat yang dapat kita ambil sebagai mahasiswa yang berada dikampus, yaitu dapat belajar cara bersosialisasi yang baik kepada kalayak umum baik kampus ataupun masyarakat, bertoleransi sebab kalau sudah memasuki kampus teman kita tidak seperti pada saat duduk di Sekolah Menengah, melainkan dari berbagai lapisan daerah dan adat, agama, ras yang berbeda. Dari banyaknya perbedaan itu kita harus mampu membaur satu sama lain demi dan untuk mewujudkan ketertiban, kecerdasan dunia sesuai yang tertera pada Pembukaan UUD 1945. Kalau sudah menduduki bangku perkuliahan kita bukan lagi siswa tapi berubah menjadi mahasiswa. Mahasiswa dalam artian bahwa tingkat pendidikan kita beralih ke tahap yang lebih tinggi dalam pendidikansebagai mahasiawa kita harus  menjadi dirikita sendiri dan berani tampil dan melawan arus, dan bisa menyesuikan dengan zaman.

Kampus dan mahasiswa merupakan suatu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Sebab isi dari kampus adalah mahasiswa itu sendiri.Hakikatnya kampus adalah wadah kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakt sekaligus tempat persemaian dan perkembangan nilai-nilai luhur, dan jika dilihat dari segi lingkungan bangunan perguruan tinggi  (Universitas akademik) tempat dimana semua kegiatan belajar mengajar  dan adminstrasi berlangsung biasanya berupa gedung-gedung tinggi.Bahkan untuk menjadi seorang mahasiswa di sebuah perguruan tinggi atau Kampus itu tidak semudah yang kita bayangkan. Masih perlu beberapa tahapan tes yang harus kita lalui  tujuannya untuk menciptakan bibit-bibit generasi unggul yang dapat membawa perubahan negeri,walaupn tidak harus orang yang mempunyai IQ yang tingi kampus juga terbuka untuk siapapun yang mau melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi terutama bagi anak muda.

Ketika menjadi bagian dari kampus maka,Semua ini berawal dari motivasi, dan juga semangat dari diri kita untuk menuntut ilmu. Biapun terkadang masih banyak yang lalai dalam tugasnya sebagai seorang mahasiswa, hal itu terjadi Karena tidak adanya pemikiran yang kritis dan realistic tentang hidup.  Kalau kita berbicara tentang kampus pasti tidak lepas dari kehidupan, kebebasan, berpikir dan berpendapat, kreativitas, argumentasi  yang  digunakan untuk mengukur batas kemampuan kita. Maka dari itu, Kampus Sudah tidak asing lagi di telinga kita,kampus adalah rumah dimana untuk menuntut ilmu, mengasah bakat dan membuat pemikiran kita menjadi lebih kritis. Selaian kampus tempat pengembangan dan  pengasah kekampuan. Perlu juga menanamkan nilai-nilai  pancasila di dalam lingkungan kampus, sebab pancasila merupakan salah satu pilar negara indonesia, dan sebagai pedomann  dalam bermasyarakat maupun akademik yangmutlak bagi mahasiswa.

Penanamannilai pancasilasangat perlu di tanamkaan pada umat beragama, suapaya tercipta sikap saling memahamidan menghargai perbedaan ras dan tradisi agar mernjadi masyratkat yang rukun ,  salah satu contohnya,  adalah universitas yang mahasiswanya yang berasal dari bebagai daerah dan terdiri dari berbagai golongan agama yang berbeda, maka penting sekali bagi kita untuk menanamkan nillai-nilai toleransi dan rasa nasionalisme. Selainitu menurut Notonagoro,bahwa nilai-nilai pancasila termasuk nilai kerohanian, tetapi  nilai-nilai kerohanian yang mengakui nilai matrial dan nilai vital. Yang terkandung didalaam nilai pancaila mengandung cita-cita, harapan bangsa indonesia yang akan mewujudkan kejayaannya.gimana caranya nilai tersebut bisa terimplementasikan berbagai aspek kehidupan berrmasyarakat,berbangsa, dan bernegara tidak terkecuali aparatur pemerinah seemuanya berpedoman kepada falsafah pancasila”.

Menjadi masyarakat kampus yang sering kita kenal  insan pendidikan tinggi yang tercangkup dalam sivitas akademik bukan hanya mengakui berketuhanan, berkemanusiaan, berkerakyatan berkeadilan social akan tetapi mahasiswa juga sebagai iron stock, dituntut untuk mempunyai kepribadian yang baik, mempunyai akhlak yang terpuji sebagi penerus bangsa melanjutkan kepemimpinan yang akan datang. Mahasiswa sebagai Agen of Change mahasiswa juga harus mampu memberikan warna yang baru melakukan trobosan untuk menciptakan perubahan yang lebih baik dari sebelumnya. Mahasiswa sebagi Guardian of Value, mahasisawa juga menjadi patokan untuk masyarakat menanamkan nilai-nilai kebiakkan seperti, kejujuran, keadilan, gotong royong. Mahasiswa sebagai Moral Force, dimana mahasiwa menjadi kalangan yang mempunyai karakter yang baik yang mencerminkan sesuai dengan intlektualnya, karena pendidikan sebagai upaya pembentukan karakter seorang mahasiswa untuk mewujudkan kehidupan bangsa yang beradab. Mahasiswa sebagai Social Control peran yang penting dan signifikan di masyrakat mahasiswa melakukan upaya control kepada kalangan masyarakat baik kinerja pemerintahan maupun melihat kondisi di sekitarnya, upaya control yang dilakukan oleh mahasiswa tetap atas dasar nilai-nilai idealisme, tidak tergadai oleh manipulasi uang atau kepentingan politik yang merugikan orang lain. Untuk mengaplikasikan semua peran mahasiswa selaku masyarakat kampus harus didasari dengn nilai-nilai Pancasila.

*)Oleh: Muhammad mukid, Asal Intansi Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang.

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi portalmalang.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *