Wajib Bawa Surat Vaksin Dosis Pertama, Begini Aturan Penerbangan Domestik Mulai 24 Oktober


Portalmalang.com -sejumlah aturan baru tentang penerbangan domestik kini sudah diluncurkan Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan dalam Surat Edaran Nomor SE 88 tahun 2021, Sabtu (23/10/2021).

Dalam Surat Edaran tersebut berisi tentang petunjuk pelaksanaan orang dalam negeri dengan transportasi udara pada masa pandemi Corona Virus Disease 2019.

Dalam aturan tersebut, kartu vaksin dosis pertama diwajibkan untuk dibawa bagi masyarakat yang ingin melakukan penerbangan dari bandara udara Pulau Jawa dan Pulau Bali ataupun sebaliknya.

Selain itu, hal ini juga berlaku bagi daerah yang dikategorikan Level 3 dan 4 dengan menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 2×24 jam.

Untuk penerbangan dari luar Pulau Jawa dan Bali ataupun sebaliknya dalam ketetapan Menteri Dalam Negeri yang termasuk daerah Level 1 dan Level 2 maka harus menunjukkan surat keterangan negatif PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 2×24 jam atau hasil negatif rapid test antigen sebelum keberangkatan.

Surat Vaksin Dosis Pertama

Kewajiban kartu vaksin terdapat pengecualian pada anak-anak yang berusia 12 tahun dan bagi masyarakat yang memiliki penyakit khusus atau penyakit kormobid yang menyebabkan tidak bisa mengikuti vaksinasi.

Maka, bagi pelaku pengecualian ini harus membawa surat keterangan dari rumah sakit yang menyatakan tidak bisa mengikuti vaksinasi karena sebab-sebab tersebut.

Selain itu, bagi anak yang berusia dibawah 12 tahun wajib didampingi oleh orang tua ataupun keluarga dengan dibuktikan Kartu Keluarga (KK) dan persyaratan tes Covid.

Namun, persyaratan tes covid juga dikecualikan bagi daerah 3T yaitu tertinggal,  terdepan dan terluar.

Bagi penumpang yang menunjukkan gejala indikasi Covid-19 walaupun dalam surat keterangan hasil tes rapid atau antigen dinyatakan negatif, maka penumpang tersebut dilarang melakukan perjalanan dan melakukan isolasi mandiri sampai hasil pemeriksaan benar-benar aman.

Baca Juga: Gempa Berkekuatan 5,3 Magnitudo, tidak Berpotensi Tsunami-Portalmalang.com

Dalam aturan tersebut juga disebutkan bahwa penumpang harus mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker kain tiga lapis atau masker medis, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan dan selalu membawa handsanitizer ataupun sering melakukan cuci tangan menggunakan sabun.

Bagi para penumpang juga disebutkan untuk tidak melakukan interaksi satu arah maupun dua arah baik langsung maupun melalui telepon dan tidak diperkenankan makan dan minum selama perjalanan bagi penumpang yang kurang dari dua jam, kecuali bagi orang yang harus mengkonsumsi obat dalam rangka pengobatan yang tidak mempengaruhi keselamatan penumpang tersebut.

Setiap pelaku perjalanan dalam negeri juga diwajibkan untuk menggunakan aplikasi PeduliLindungi ketika ingin melakukan perjalanan.

Peraturan ini berlaku mulai tanggal 24 Oktober 2021 yang ditanda tangani oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Novie Riyanto dan dapat berubah atau diperbaiki sesuai dengan kondisi oleh pihak yang berwenang. (Devina)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *